Tubagus Jali Barkatan; Da’i Muda Pendiri Biker’s Religious.

Dakwah secara umum dapat dikatakan sebagai bentuk ajakan, panggilan, undangan dan dorongan kepada orang lain dengan menyampaikan dengan memberikan penjelasan tentang firman Alloh beserta sabda Rosul untuk memperkuat iman seseorang. Menurut Al-bahy al-Khauly, dakwah adalah usaha mengubah situasi kepada yang lebih baik dan sempurna, baik terhadap individu maupun masyarakat. Sedangkan menurut Imam Ibnu Katsir yaitu untuk menyeru kepada manusia bahwa berdakwah adalah jalan Nabi Muhammad, tariqah beliau, sunnah beliau yaitu mengajak untuk bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang maha esa dan tiada sekutu bagi-Nya (Karim, 1990: 310). Dalam kitab ushulud dakwah dijelaskan bahwa orang yang pertama kali berdakwah yaitu Nabi Muhammad.

Tugas dakwah ini bukan sekedar tugas para ulama, da’i dan habaib saja. Tapi merupakan tugas orang perorang untuk mengingatkan sesama kepada Alloh dan Rosulnya. Dengan metode yang berbeda-beda tentunya, bisa di dalam majlis, di atas panggung, di pertemuan khusus, dan lain sebagainya.

 Seperti apa yang dilakukan oleh sahabat Ansor Kecamatan Soreang Tubagus Jali Barkatan, S.Pd.I (Bagus). Sebagai pendiri komunitas motor “Bikers Religious”, beliau mempunyai metode dakwah dengan cara menjelajah makam para aulia dengan berkompoy di atas motor. Metode ini beliau sebut dengan “Touring Ziarah”.

Putra ke dua belas dari pasangan H. Ahmad Damanhuri dan Hj. Oyoh Rokayah ini menyampaikan awal mula berdirinya Bikers Religious atas dasar keresahan terhadap pergaulan pemuda hari ini, khususnya pemuda pecinta motor yang cenderung dekat pada kriminalitas serta mudah disusupi faham-faham keagamaan yang bersifat keras. Apalagi dengan jiwa muda yang masih bergejolak, tidak menutup kemungkinan faham keberagamaan yang keras akan mudah diserap oleh mereka.

Lahir di Bandung, 17 Agustus 1987, Tubagus Jali (Bagus) terinspirasi oleh model dakwah ayahnya yang seorang Tokoh NU di Kecamatan Soreang. Pada zamannya, metode dakwah dilakukan dengan cara bergerilya berjalan kaki ke tiap-tiap kampung untuk meluruskan kembali faham-faham Ahlussunnah wal Jama’ah Annahdliyah (NU) yang pada waktu itu telah tergerus oleh faham Wahabiyyah yang makin subur eksistensinya. Sedikit berbeda, metode yang dilakukan Tubagus Jali tidak lagi dengan berjalan kaki. Tapi dengan cara menjelajahi rute perjalanan menggunakan motor tua kesayangnya, Vespa.

Bikers Religious didirikan pada tanggal, (9/9/2009). Pada usianya yang sudah genap sebelas tahun, anggota komunitas ini sudah mempunyai ratusan anggota yang berasal dari berbagai latar belakang kemasyarakatan. Dan masih aktif dalam kegiatan rutinan ziarah makam aulia, pengajian bulanan, serta bakti sosial yang fokus pada pembersihan makam, pengecetan mushola dan masjid yang dilakukan dengan sukarela hasil patungan tanpa mengandalkan sponsor dari manapun.

Semoga apa yang dilakukan oleh Tubagus Jali (Bagus) ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi para sahabat lain untuk berdakwah di jalurnya masing-masing, serta menjadi satu keberkahan tersendiri bagi umat, khususnya Nahdlatul Ulama, umumnya masyarakat di Kabupaten Bandung. (Kominfo/Gft)

Related posts

6 Thoughts to “Tubagus Jali Barkatan; Da’i Muda Pendiri Biker’s Religious.”

  1. Nining

    insya Alloh barokah dunia akherat sesuai namanya barkatan, menjadi contoh generasi muda

  2. Lia

    Berkah barokah bii 😊

  3. Jangan ragu untuk membeli segala sesuatu yang anda inginkan dengan pendapatan tambahan.
    Taut – – http://1004tour.kr/1search/linker2_0/jump.php?url=https://hdredtube3.mobi/btsmart

  4. Butuh uang lagi? Robot akan mendapatkan mereka dengan cepat.
    Taut – http://3d-file.ru/redirect?url=https://hdredtube3.mobi/btsmart

  5. Menghasilkan uang di internet dengan menggunakan robot ini. Ini benar-benar bekerja!
    Taut – https://plbtc.page.link/aF8A

  6. Setiap dolar Anda dapat berubah menjadi $100 setelah Anda makan Robot ini.
    Taut – https://plbtc.page.link/aF8A

Leave a Comment