Lailatul Coding, Bupati Bandung: Pemuda Harus Menguasai IT

Soreang, Ansor Media – “Siapa yang bisa menguasai IT dan digitalisasi, maka siap-siaplah untuk sukses di masa yang akan datang. Dan bagi siapa pemuda-pemudi yang tidak faham tentang digitalisasi, maka siap-siap saja untuk ditinggalkan zaman,” pesan Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna dalam sambutannya saat membukan gelaran acara Lailatul Coding di Gedong Budaya Sabilulungan, Soreang, Sabtu, (8/5).

Lailatul Coding adalah malam dilaksanakannya pelatihan pemograman komputer kepada santri untuk dapat membuat website masjid, sehingga para santri dapat berperan dalam pemanfaatan digital dalam giat keagamaan.

Kegiatan pelatihan ini terlaksana atas kerjasama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Bandung dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi Jawa Barat, dan diikuti oleh 62 santri dari 31 Kecamatan, dan masing-masing Kecamatan diwakili oleh 2 orang peserta.

Bupati juga menegaskan optimismenya terhadap kegiatan Lailatul Coding ini akan memberikan informasi dan aktualisasi digital kepada masyarakat.

“Saya Optimis karena kegiatan bukan dilakukan hari ini saja, Tahun-tahun berikutnya bisa dilakukan terus menerus. Semua masjid akan punya website, edukasi digital para santrinya akan meningkat. Pada akhirnya, penyebaran informasi dan pemahaman tentang aktualisasi dan digitalisasi ini bisa difahami seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Kadin Indonesia Provinsi Jawa Barat Tubagus Raditya Indrajaya juga menyampaikan bahwa Pemuda Pemudi Kabupaten Bandung harus kreatif dan melek terhadap dunia digital. “Pemuda-pemuda di Kabupaten Bandung ini kudu motekar teknologinya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung Ahmad Fathoni berharap, di malam Lailatul Qadar ini, Lailatul Coding juga menjadi sarana ibadah yang dapat menyampaikan pengetahuan sekaligus pahala kepada para santri yang ikut kegiatan tersebut.

“Kami berharap di malam Lailatul Qadar ini, di mana banyak orang beritikaf untuk mendapatkan pahala seribu bulan. Semoga ini juga dapat menjadi sarana ibadah lain dalam mendapatkan pahala, Karena pelatihan ini dilakukan sepanjang malam dan para peserta akan diberikan bermacam pengetahuan untuk dapat membuat web bagi masjidnya masing-masing. Itung-itung beritikaf, tapi dengan cara yang berbeda, karena manfaatnya juga sama, ini untuk umat,” tandasnya.

Pewarta: Chandra Gupta

Related posts

Leave a Comment