KNPI Kab. Bandung Gelar Gema Akbar Ramadhan, Bupati Bandung: Pemuda Jangan Berhenti Bermimpi

Soreang, Ansor Media – H.M. Dadang Supriatna (Kang DS) menyampaikan rencana program yang akan dilaksanakan selama 99 hari kerja paska pelantikannya menjadi Bupati Bandung pada acara Gema Akbar Ramadhan yang diadakan oleh Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati Bandung, Komplek Pemda, Soreang, Selasa, (11/5).

“Ada rencana 99 hari kerja, apa saja yang sudah dilaksanakan? Alhamdulillah sudah berjalan, kita sudah launching Revitalisasi Sungai dan juga launching tempat wisata, yang mana ada aplikasi Bedas Smart Tourism yang memberikan gambaran bahwa Kabupaten Bandung ternyata ada 122 tempat yang potensi untuk pariwisata,” turunya.

Selanjutnya Kang DS juga mewanti-wanti kepada kader KNPI yang hadir untuk tidak bermalas-malas, tapi harus selalu mempunyai impian dan inovasi. Seingga dapat menggali banyak potensi dan melakukan banyak hal.

“Saya berharap kepada temen-temen, jangan berhenti bermimpi. Dan jangan sekali-kali membohongi diri sendiri, contoh: ari pagawean naon? Ah nganggur saya mah. Nah kalau pemuda-pemudi berkata nganggur, artinya tidak mempunyai keinginan dan tidak mempunyai inovasi, beh ditunamah meureun ngedul. Karena di Kabupaten Bandung kalau kita bisa menggali secara utuh, banyak yang bisa kita lakukan,” harapnya.

Dia juga berharap, ke depan KNPI dapat menciptakan pengusaha-pengusaha sukses, sehingga dapat membantu pembangunan di Kabupaten Bandung.

“KNPI jangan cenderung untuk menjadi politisi semua, tapi saya berharap KNPI itu hadir ke depannya untuk menjadi enterpreuneur yang sukses, pengusaha-pengusaha yang sukses, sehingga saya harapkan dengan adanya pengusaha-pengusaha yang berasal dari KNPI, ini bisa membantu pembangunan Kabupaten Bandung ke depan,” lanjut Kang DS.

Selain wejangan dan harapan kepada KNPI, Kang DS juga menyampaikan beberapa rencana program 99 hari kerjanya di bidang Olahraga, Investasi, Pendidikan, Kesehatan dan Pelayanan Publik.

“Ada 5 kegiatan olahraga yang akan saya wajibkan hadir di tiap-tiap Desa, pertama adalah sepakbola, yang kedua tenis meja, yang ketiga bulu tangkis, yang keempat futsal, yang kelima Bola Voli. Dan untuk Desa-Desa anu teu boga alat-alat yang 5 tadi, saya akan anggarkan. Sehingga siap-siap saja ke depan, apakah nanti setelah masa pandemi, akan ada pertandingan Bupati Cup untuk 5 kegiatan tersebut,” ungkapnya saat menyampaikan program di bidang olahrga.

Pada bidang investasi, Kang DS meminta kerjasama dari KNPI untuk sama-sama membangun dunia investasi yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Dengan tujuan meningkatkan kembali taraf ekonomi masyarakat yang sudah terpuruk akibat adanya pandemi Covid-19.

“Saya berharap bantuan dan kerjasamanya dari temen-temen adalah, tolong jangan hambat investasi untuk masuk ke Kabupaten Bandung. Kenapa? Karena angka kemiskinan pada waktu masa pandemi ini meningkat dari 5% menjadi 8%, kalau 8% dikalikan 3,7 juta jiwa, berarti ada 300 ribuan masyarakat Kabupaten Bandung ini cenderung miskin dan nganggur. Kalau tidak dibuka peluang investasi, mau kapan kita bisa mempercapat peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung?,” Ujarnya.

Menyikapi bidang Pendidikan, Bupati Bandung mengungkapkan rasa prihatinnya ketika menyampaikan tingkat pendidikan masyarakat Kabupaten Bandung yang masih berada di bawah rata-rata lama sekolah.

“Pendidikan Kabupaten Bandung masih di bawah rata-rata. Rata-rata lamanya sekolah di Kabupaten Bandung itu baru 8,79 tahun, sementara harapan masyarakat Kabupaten Bandung sudah sampai lamanya 12,9 tahun,” terangnya.

“Saya merasa miris kalau seandainya sekarang tidak ada langkah yang strategis yang bisa meningkatkan rata-rata lama sekolah. Bagaimana nasib anak-anak kita di Kabupaten Bandung ke depan, kalau kita tidak semangat untuk melakukan perubahan dan percepatan untuk mewujudkan harapan meningkatkan rata-rata lama sekolah,” Kang DS melanjutkan.

Sebagai solusinya, dia menyampaikan bahwa akan ada program beasiswa bagi masyarakat tidak mampu, dan masyarakat yang mampu menghafal Al-Qur’an dengan minimal 3 Juz hafalan.

“Saya akan memberikan beasiswa kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk mahasiswa dan mahasiswi untuk di kuliahkan di Unpad Bandung. Bagi yang lulusan SMA atau SLTA dengan tingkat kecerdasan tinggi, tapi punten secara materi tidak mumpuni. Dan paling wajibnya, komo lamun hafidz Al-Qur’an 3 Juz minimal maka itu otomatis dibayar ku APBD,” Jelas Kang DS.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyebutkan tentang rencana program pembangunan 5 Rumah Sakit di 5 Kecamatan, yang sebelumnya pernah disinggung pada saat melaksanakan tarawih keliling di Kecamatan Kertasari.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna menyampaikan salah satu program unggula di 99 hari kerjanya. Yaitu, Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Adalah pelayanan di bidang kependudukan dan catatan sipil yang memungkinkan kepada masyarakat untuk dapat mengurus surat-surat terkait kependudukan di kantor Desa atau Kelurahan.

“Selanjutnya kita setelah ‘idul fitri akan launcing ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri) di 13 Desa daerah perbatasan yang jauh dari Pemda. Dan ke depan semua Desa dan Kelurahan akan mempunyai ADM masing-masing. Sehingga masyarakat untuk mengurus surat-surat bisa di Desanya masing-masing,” pungkas Kang DS.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Aziz Syamsul Ashri yang menjadi delegasi Indonesia dalam ajang Istanbul Youth Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Istanbul, Turki, (22-25/03. Dia menyampaikan bahwa, salah satu hasilnya adalah rencana program pembangunan 1000 masjid di Indonesia. Dia berharap program ini bisa dilaksanakan di Kabupaten Bandung dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Pewarta: Chandra Gupta

Related posts

Leave a Comment