GP Ansor Kabupaten Bandung Jalin Kerjasama Dengan Bank BJB

Ansor Media – Mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kabupaten Bandung demi mendukung kebijakan tersebut juga memperpanjang PPKM dari semula berakhir di tanggal 11 Agustus 2021, menjadi tanggal 16 Agustus 2021.

Perpanjangan PPKM ini akibat dari belum beranjaknya kasus penyebaran Covid 19 khususnya di Kabupaten Bandung yang masih berada di level 4.

Kebijakan tersebut dianggap efektif untuk menahan laju penyebaran Covid 19 yang semakin hari makin merajalela. Namun di sisi lain, sangat berimbas bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Imbas dari dibatasinya kegiatan kemasyarakatan ini dirasakan juga oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bandung. Dimana ada beberapa rencana kegiatan baik Kaderisasi maupun kegiatan lainnya terpaksa harus dibatalkan mengingat GP Ansor Kabupaten Bandung harus menjadi contoh sekaligus garda terdepan dalam mendukung kebijakan Pemerintah, khususnya dalam penanganan Covid 19 ini.

Selain membantu Pemerintah dalam program penanganan Covid 19, GP Ansor Kabupaten Bandung juga tetap memperhatikan keberlangsungan tatanan ekonomi masyarakat, khususnya kader GP Ansor se Kabupaten Bandung. Yang selama pandemi Covid 19 ini melanda, sebagian besar kader GP Ansor harus mengalami kemerosotan kegiatan ekonominya. Dari mulai PHK, turunya omset usaha bahkan menderita gulung tikar.

Dengan keadaan tersebut, dalam upaya meningkatkan kembali gairah ekonomi kader, GP Ansor Kabupaten Bandung bersama Bank BJB mengadakan kerjasama melalui program Akuisisi Merchant QRIS oleh Marketing Freelance, dimana kader GP Ansor sebagai marketingnya.

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code /kode unik. QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia.

Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak, GP Ansor membangun giat ekonomi kader, sebaliknya Bank BJB membantu program Pemerintah dalam sistem keuangan Negara.

“Bank BJB dalam 2 tahun terakhir, di dorong oleh Pemerintah Pusat (BI) dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pemerataan transaksi keuangan berbasis digital. Sehingga, ke depan program QRIS ini dapat dinikmati di semua lini yang ada transaksi keuangannya. Sebagaimana umumnya kita ketahui, seperti kios-kios pasar, toko/ warung, jasa (salon, cuci mobil, bengkel,dll), bahkan mesjid hingga sekolah,” turur Imam Hilmi perwakilan Bank BJB Cabang Majalaya.

Menurut Imam, kerjasama ini dilakukan berdasar pada kesadaran bahwa GP Ansor merupakan organisasi pemuda yang besar, yang mempunyai jaringan kader sampai ke akar rumput.

“Organisasi GP Ansor dengan jaringannya yang luas di masing-masing kecamatan, serta kedekatan yang syarat emosional kepada masyarakat secara langsung, dirasa sangat layak kami berikan kepercayaan untuk membantu program berkesinambungan tersebut,” ungkapnya.

Ahmad Fathoni Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung yang hadir langsung dalam penanda tanganan kesefahaman kerjasama dengan Bank BJB menyampaikan, bahwa dengan kegiatan Marketing Freelance ini diharapkan kader GP Ansor se Kabupaten Bandung dapat memanfaatkan program ini untuk membangun lagi giat ekonominya yang terpuruk akibat pandemi Covid 19.

“Selain membangun kemitraan, diharapkan kerjasama ini bisa membantu kader yang tersebar di Kabupaten Bandung yang sedang menurun giat ekonominya, akibat pandemi Covid 19. Apalagi di masa PPKM seperti sekarang ini,” harapnya.

Kerjasama ini dilaksanakan di Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, Jl. Raya Laswi No.516, Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Bandung, Jawa Barat 40381, Selasa, (10/8). Dengan dihadiri oleh Imam Hilmi perwakilan Bank BJB Cabang Majalaya, Muthiara perwakilan Bank BJB Cabang Soreang dan Ahmad Fathoni Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung.

Pewarta: Chandra Gupta

Related posts

Leave a Comment