GP Ansor Kab. Bandung Sarankan KPU Sosialisasikan Pilkada Serentak 2020 Secara Massif

Soreang – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Bandung memenuhi undangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung dalam acara “Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020 Bersama Kelompok Masyarakat/Ormas/LSM. Bertempat di Aula Bale Pinter Pemilu Kantor KPU Kabupaten Bandung, Rabu, (04/11/2020).

PC GP Ansor diwakili oleh Wakil Ketua Chandra Gupta, Dedi Priatna Wakil Sekretaris dan Taufik A. Ketua PAC GP Ansor Banjaran. Hadir juga dalam acara tersebut perwakilan dari GMBI, FKPPI, KNPI, Manggala, IKMABA, XTC, dan Pemuda Muhammadiyah. Acara dibuka oleh Isun Ahmad (Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi ) dan dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi oleh Supriatna (Komisioner KPU Divisi Sosialisasi).

Dalam kesempatan tersebut Chandra Gupta menyampaikan bahwa sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020 harus dilakukan dengan massif sampai ke tingkat bawah. “Sosialisasi massif harus dilakukan tidak saja oleh KPU, tapi harus dilakukan juga oleh tingkatan di bawahnya seperti PPK, PPS dan bahkan di tingkat KPPS.” Kata Chandra Gupta. “Dan GP Ansor Kabupaten Bandung siap membantu KPU Kabupaten Bandung untuk menyampaikan hasil sosialisasi ini kepada seluruh jajaran kepengurusan GP Ansor sampai ke tingkat bawah”.  Lanjut Chandra Gupta.

Atas masukan-masukan yang disampaikan peserta sosialisasi termasuk GP Ansor, KPU Kabupaten menyampaikan tetap siap melaksanakan sosialisasi meskipun dengan segala keterbatasan baik anggaran, pandemi Covid-19, serta ketentuan regulasi yang tidak memungkinkan untuk diadakannya kerjasama secara formal dengan ormas yang hadir sekarang ini. “Di tengah keterbatasan ini, tidak saja terkait anggaran yang klise. Tapi regulasi  yang tidak memungkinkan untuk bekerjasama secara formal. Kami punya keyakinan, karena kami masih punya pasukan 9 (Sembilan) orang tiap TPS untuk menyampaikan pemberitahuan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat secara dor to dor dari H-3 pencoblosan.” Kata Supriatna sebelum acara sosialisasi ditutup.

(Kominfo/Gft)

Related posts

Leave a Comment