Apel Kebangsaan Virtual; Indonesia Tegak Dalam Keberagaman

Kab. Bandung, Ansor Media – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Bandung ikuti Apel Kebangsaan Virtual yang digelar oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor di Aula Pondok Pesantren Nurul Bahri Al Masholih, Kampung Sukasari, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Ahad, (29/11/2020).

Meski melalui teknologi aplikasi zoom, PC GP Ansor Kabupaten Bandung mengikuti apel dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dengan memakai masker, faceshield, dan menjaga jarak. 

Dengan semangat kebangsaan sesuai dengan tema “Tiada Gentar Dada Ke Muka, Bela Agama Bangsa Negeri”, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung Ahmad Fathoni didampingi Sekretaris Dede Sumarsah, Satkorcab Banser Agus, dan jajaran Satkoryon se-Kabupaten Bandung mengikuti tiap arahan yang disampaikan oleh Ketua PP GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut).

Ketua PC GP Ansor Kab Bandung memantau persiapan Apel Kebangsaan Virtual

Gus Yaqut mengingatkan bahwa Indonesia bukan hanya milik Islam, tapi milik agama lain yang ikut berjuang dalam kemerdekaan bangsa, sehingga Indonesia tetap tegak berdiri, bersatu dalam keberagaman.

“Indonesia bisa berdiri tegak saat ini bukan hanya karena perjuangan oleh orang Islam saja. Katolik, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu dan lain sebagainya. Persatuan itu bisa terjalin kuat karena ada peran serta umat agama lain. Untuk itu sangatlah tidak tepat jika ada upaya memonopoli bangsa ini oleh satu kelompok agama saja,” ungkap Gus Yaqut.

“Perbedaan yang ada nyatanya berbuah persatuan. Untuk itu kita harus meletakkan Indonesia yang berdiri di atas keragaman,” lanjutnya.

Pasukan Banser laksanakan Apel Kebangsaan Virtual

Kepada para penumpang gelap jangan sekali-kali memaksakan kehendak. GP ANSOR dan BANSER akan bersama-sama TNI POLRI melawan upaya upaya upaya memecah belah persatuan dan kesatuan,Gus Yaqut upaya.

Sebagai informasi dalam Apel Kebangsaan Virtual yang diikuti oleh 6.410 kader Ansor Banser di Pulau Jawa. PC GP Ansor Kabupaten Bandung menjadi salah satu dari dua puluh Pimpinan Cabang yang tidak dapat dipercaya mengemban tugas dalam pengambilan foto dan rekaman video untuk kepentingan dokumentasi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

“Ada kebanggaan terpisah bagi kami di PC GP Ansor Kabupaten Bandung, apalagi ini merupakan sejarah. Kami mengemban tugas penting untuk mengambil dokumentasi bagi PP, dan ini tidak hanya dilaksanakan oleh Ansor Banser Indonesia saja. Ada yang dari Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Mesir, ucap Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung Ahmad Fathoni.

Pewarta: Chandra Gupta

Related posts

Leave a Comment